30 May 2019 ยท 2.136 dibaca · Dalil dan Dasarnya
Soal : Bagaimana pendapat muktamar mengenai panitia-panitia zakat yang ada; panitia yang dibentuk kelurahan misalnya, dapatkah disebut amil zakat yang berhak menerima zakat ?
Jawab : Dapat disebut amil zakat, bila memenuhi persyaratan-persyaratan yang antara lain:
Adanya pengangkatan langsung dari imam (Kepala/Ketua/Kades).
Keterangan, dari kitab : Hasyiyah al-Bajuri ‘ala Fath al Qarib juz II halaman 301-302:
ูููู ุงูุนุงู ู ู ู ุงุณุชุนู ูู ุงูุฅู ุงู ุฅูุฎ ุฃู ูุณุงุน ูุฌุจููุง ููุงุชุจ ููุชุจ ู ุง ุฃุนุทุงู ุฃุฑุจุงุจ ุงูุฃู ูุงู
QAULUHUU AL ‘AAMILU MAN ISTA’MALAHUU AL IMAAMU ilakh AY KASAA’IN YAJBIIHAA W KAATIBIN YAKTUBUU MAA A’THAAHU ARBAABUL AMWAAL
Pernyataan Ibnu Qasim al Ghazi:
Amil yaitu orang yang dipekejakan imam, maksudnya seperti sa’i yang menarik zakat atau katib yang mencatat harta zakat yang diberikan pemiliknya (selaku wajib zakat).
Sumber: Pustaka Ilmu Sunni Sala
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+