30 May 2019 Β· 4.141 dibaca · Islam Nusantara
Oleh IMRON ROSYADI HAMID
LADUNI.ID, Jakarta - Suatu malam saya bertanya ke istri, "Kenapa beli kitab sebanyak ini?" Sambil melihat puluhan kitab dengan hardcover hijau tua yang baru datang dengan beberapa judul: Mukhtashar fii Ulumiddin, Al Ghunyatuth Thalibin, Al Fathur Rabbany karya As Syech Abdul Qadir Al Jylani yang menumpuk di ruang tengah.
Istri menjawab, "satu set untuk saya, satu set yang lain untuk (dihadiahkan ke) Kyai Tolhah.". Seingat saya ini bukan yang pertama, beberapa tahun sebelumnya waktu ke Kairo, saya pernah mengantar istri keliling ke toko kitab di dekat kampus Al Azhar, tujuannya sama: mencarikan kitab-kitab pesanan Kyai Tolhah Hasan tentang Fiqh dari 4 madzhab (Madzahibul Arba'ah).
Bahkan musim haji 2018 lalu, kepada istri saya KH. Tolhah juga memesan kitab Quutul Qulub karya Abu Tholib Al Maky. Model interaksi keilmuan semacam ini yang sering dilakukan istri saya dengan Kyai Tolhah Hasan baik sebagai kerabat maupun pengurus di Yayasan Al Maarif Singosari
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+