Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Rumusan Khittah Nahdliyyah
✓ Terverifikasi Tim Riset

Rumusan Khittah Nahdliyyah

90.055 kali dibaca · Profil Nahdlatul Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Rumusan Khittah Nahdliyyah yang dapat dijadikan acuan warga nahdliyin.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

RUMUSAN KHITTAH NAHDLIYYAH

Khittah NU telah didokumentasikan secara tertulis melalui keputusan Muktamar XXVII NU Nomor 02/MNU-27/1984. Naskah lengkap Khittah NU dalam keputusan tersebut dapat dibaca pada bab 7. Adapun butir-butir Khittah NU tersebut adalah sebagai berikut:

1. Motto

Motto Khittah NU adalah QS. al-Maidah: 48-49

2. Muqadimah

Bagian pendahuluan Khittah NU berisi tentang:

  1. Kesadaran atas keharusan hidup bermasyarakat dengan persyaratannya.

  2. NU: Jamiyah Diniyah berfaham ahlussunnah wal jamaah, berhaluan salah satu dari madzhab empat.

  3. NU: gerakan keagamaan meningkatkan kualitas insan bertakwa.

  4. Dalam berupaya mencapai cita-cita NU, terbentuklah kepribadian khas NU yang kemudian disebut sebagai Khittah NU.

3. Pengertian

Khittah NU terdapat penjelas untuk menjelaskan tentang pengertiannya yaitu sebagai berikut:

  1. Khittah NU: Landasan berpikir, bersikap dan bertindak warga NU.

  2. Landasan ini ialah ahlussunnah wal jamaah yang diterapkan menurut kondisi kemasyarakatan di Indonesia.

  3. Khittah NU juga digali dari intisari sejarah NU

4. Dasar-dasar Faham keagamaan NU

Butir ke-4 menjelaskan tentang hal-hal yang menjadi landasan dalam pelaksanaan kegiatan agama.

  1. NU mendasarkan paham keagamaannya kepada sumber- sumber al-Quran, al-Sunnah, Al-Ijma’, dan al-Qiyas.

  2. NU menggunakan mazhab (jalan pendekatan):

    1. 1)  Di bidang akidah mengikuti faham Ahlussunnah wal Jamaah yang dipelopori oleh Imam al-Asy’ari dan al-Maturidi.

    2. 2)  Di bidang fiqih mengikuti salah satu dari madzhab empat.

    3. 3)  Di bidang tasawuf mengikuti antara lain Imam Baghdadi, Imam Ghazali dan imam-imam lain.

  3. NU mengikuti pendirian bahwa Islam adalah agama fitri, menyempurnakan nilai-nilai yang baik yang ada pada manusia, ciri-ciri yang baik milik sesuatu kelompok manusia dan tidak menghapusnya.

5. Sikap Kemasyarakatan NU

Butir ini menjelaskan tentang dasar-dasar menumbuhkan sikap kemasyarakatan NU yang bercirikan:

a. Sikap tawassuth dan i’tidal. Sikap ini mempunyai pokok sebagai berikut:

  1. 1)  Sikap tengah berintikan keadilan di tengah kehidupan bersama.

  2. 2)  Menjadi kelompok panutan, bertindak lurus, bersifat membangun, tidak ekstrem.

  1. Sikap tasamuh yang mengandung pengertian:

    1. 1)  Toleran di dalam perbedaan pendapat keagamaan.

    2. 2)  Toleran di dalam urusan kemasyarakatan dan kebudayaan.

  2. Sikap tawazun sebagai berikut: 
    1) Keseimbangan dalam berkhidmat kepada Allah
    2)  Berkhidmat ke

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+