04 Jun 2019 · 3.664 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Malam itu, suasana Musholla Pesantren Al-Anwar selepas salat Isya dipenuhi semangat dan gema takbir. Para santri bersahut-sahutan membacakan kalimat-kalimat suci yang menggetarkan langit:
ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ ...
Namun ketika sampai pada kalimat:
ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ... ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ
Beberapa santri terdengar menambahkan kalimat lain setelahnya:
ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻮﻥ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ
Mendengar itu, KH. Maimoen Zubair yang berada di ruang tamu segera memanggil salah satu santri ndalem. Dengan lembut namun tegas, beliau berpesan:
“Cong, sing moco takbir kandani, lafale iku cukup: ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ. Ojo mbuk tambahi: ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ”
Ketika ditanya lebih lanjut dalam kesempatan lain, beliau menjelaskan:
“Yen pengen nambahi, yo cukup ditambah:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+