06 Jun 2019 Β· 1.894 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Sebuah studi menyebutkan bahwa masuknya Salah ke Liverpool telah mengurangi Islamophobia. Bahkan 18,9 persen terjadi penurunan angka kejahatan rasial di area Merseyside, dan pengurangan tweet anti-Muslim oleh fans The Reds di sosial media hingga separuh.
Mohamed Salah telah membuktikan bahwa melalui sepak bola telah memberikan perubahan sosial yang begitu signifikan. Seperti dilansir dari laman Sky Sports, studi tersebut di atas dilakukan oleh Stanford University di Amerika Serikat dengan judul: Can Exposure to Celebrities Reduce Prejudice? The Effect of Mohamed Salah on Islamophobic Behaviors and Attitudes.
Dari hasil riset tersebut ditemukan bahwa, secara keseluruhan dapat diinterpretasikan hasil penelitian mendukung hipotesis bahwa kehadiran Salah di Liverpool FC telah membantu mengurangi tindakan fanatisme ekstrem.
"Kami memahami bahwa daerah Merseyside [kandang Liverpool] mengalami 18,9 persen penurunan kejahatan rasial didasarkan pada kontrol sintetis, sementara tidak ada efek yang sama ditemukan pada tip
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+