09 Jun 2019 · 4.766 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID - Sebelum membincang tentang berbagai perniknya, alangkah baiknya kita melihat unsur kebahasaan yang berkaitan dengan “takut”. Juga dapat dimaklumkan, bahwa yang akan saya tulis ini adalah batas takut dalam perspektif muslim. Sebuah ikhtiar untuk mendekati kebenaran yang ada dalam kitab suci Al-Qur’an dan tuturan Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaih wasaallam.
Kata takut dalam terminologi al-Qur’an (kitab suci muslim) dan hadis (tutur kata, tindakan, atau persetujuan Rasul) merupakan terjemahan-antara lain- dari kata taqwa, khauf, serta khasyah. Ketiganya dapat merujuk pada makna yang sama, namun juga dapat berbeda dalam tekanan implikasinya. Namun dalam tulisan ini, penulis tidak dapat mengelaborasinya secara lebih jauh. Penulis lebih banyak mengupas tentang makna, tanda-tanda dan implikasi “takut” sahaja. Marilah kita memulai.
Takut merupakan perasaan kekhawatiran atas kehilangan sesuatu yang dicintai atau takut kedatangan sesuatu yang dibenci. Jika dikaitkan dengan masa atau waktu, maka adalah berken
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+