LADUNI.ID - Ceritanya begini. Iblis, raja para setan itu tiba-tiba gundah-gulana bukan kepalang. Galau luar biasa. Hatinya dicekam oleh rasa bersalah dan sejuta dosa. Ia juga tak tahan terus menerus dicaci-maki manusia dan jadi kambing hitam dalam setiap kekacauan dan fitnah. Ia selalu mendengar manusia mengutuknya setiap akan menghadap Tuhan, dan memohon perlindungan-Nya. “A’udzu Billah min as-Syaithan ar-Rajim”. Aku berlindung kepada Tuhan dari gangguan setan yang terkutuk. Setan Iblis betul-betul ingin taubat, kembali ke jalan yang benar. Ia ingin berhenti mengganggu, mengacaukan, menyesatkan, memfitnah dan menjerumuskan manusia. Ia ingin jadi saleh untuk selamanya, biar bumi jadi aman dan damai, tak ada lagi kebencian yang menyala-nyala antar manusia, tak ada lagi pedang yang bertarung dan tak lagi ada bom-bom yang diledakkan di mana-mana dan meratakan bumi manusia. Dan dengan begitu, dunia akan menjadi aman damai sentosa selama-lamanya.
Ia berpikir lama. “Tetapi kepada siapakah gerangan aku harus mengkonsultasikan niatku ini”,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+