10 Jun 2019 Β· 3.516 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Rois ‘Am Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Maulana Habib Luthfi bin Yahya pernah mengatakan, masih banyak orang atau kelompok yang mengatakan: ‘tidak usah NU-NU-an, yang penting ahlussunnah wal jamaah.
Kepada orang yang suka mengatakan demikian, Habib Luthfi kemudian menganggapi: “Ingatlah dengan kehancuran Raja Syarif Husain, penguasa Makkah-Madinah yang beraqidah ahlussunnah waljamaah, dengan mudah dihancurkan oleh kaum wahabi yang didukung Inggris, karena Islam ahlussunah waljamaah pada saat itu tidak sempat dibuatkan nidzhom (wadah) atau organisasi untuk memperkuat dan menjaga aqidah aswaja.
“Sedikit-sedikit mereka katakan yang penting al-Islam. Yang penting ahlussunah waljamaah. Tidak perlu NU-NU an,” begitulah kata mereka.
Akan tetapi sebenarnya, ungkapan demikian itu adalah upaya-upaya musuh Islam untuk menghancurkan organisasi NU sekaligus untuk memperlemah aqidah Islam ahlussunah waljamaah yang
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+