12 Jun 2019 · 1.852 dibaca · Artikel Keagamaan
Oleh: Muhammad Ma’mun
LADUNI.ID. Jakarta - Ini cuma cerita kecil tentang bagaimana seorang ulama berusaha menyelaraskan antara ilmu dan amal, antara apa yang ia katakan dengan apa yang ia lakukan. Ulama yang dimaksud adalah Abu Hamid al-Ghazali, guru Sufi dari Persia abad ke-11. Ulama kelahiran Thus ini terkenal amat ketat standar moralnya dalam soal dakwah dan pengajaran. Dalam salah satu suratnya yang ia alamatkan kepada seorang muridnya, sang Hujjat al-Islam wanti-wanti agar sang murid pantang mengajar apapun kecuali ia mengamalkan terlebih dahulu apa yang akan ia ajarkan.
Nah, dalam buku-bukunya yang membicarakan etika spiritual seperti Ihya’ ‘Ulum ad-Din, al-Arba’in fi Ushul ad-Din, dan Bidayat al-Hidayah, al-Ghazali menganggap pujian sebagai salah satu maksiat lidah, sebanding
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+