12 Jun 2019 · 5.194 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Sebagaimana diketahui, Rasulullah SAW adalah seorang suami yang sangat meninggikan kedudukan dan menghormati para istrinya. Namun, ketika berselisih, beliau tidak pernah melibatkan emosi. Terlebih ketika sedang marah kepada Aisyah, beliau justru berkata, “Tutuplah matamu!” Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas, khawatir akan dimarahi Rasulullah SAW.
Lalu Rasulullah SAW berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, beliau kemudian memeluk Aisyah sambil berkata, “Humaira'ku, telah pergi marahku setelah memelukmu.”
Suatu hari Rasulullah SAW pulang dari perjalanan jihad fi sabilillah diiringi para sahabat. Sementara itu di pintu gerbang kota Madinah, Aisyah menunggu dengan rasa rindu. Akhirnya Rasulullah SAW tiba di kota Madinah dan Aisyah r.ha bahagia menyambut suami tercinta. Setibanya di rumah, Rasulullah SAW beristirahat melepas lelah. Kemudian Aisyah pun beranjak ke dapur, membuat minuman untuk Rasulullah SAW.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+