LADUNI.ID - Jibril ingin memungkasi perdebatan dengan Iblis dengan mengatakan :
ูุนู ูุฌุจ ุฃู ุชุธู ู ูุนููุง ุฅูู ุขุฎุฑ ุงูุฒู ุงู... ุฅุฐุง ุฒุงูุช ุงููุนูุฉ ุนูู ุฒุงู ูู ุดุฆ
“Ya kamu selamanya harus terkutuk sampai kehidupan dunia berakhir. Jika kutukan kepadamu tidak ada lagi, maka dunia berakhir”.
"Sekarang pergilah, dan turun lagi ke bumi manusia, lanjutkan tugasmu".
Iblis bersedih hati, air matanya meleleh deras, dan turun lagi ke bumi dengan langkah gontai, terhuyung-huyung, sambil berteriak-teriak keras : "Inni Syahid", "Inni Syahid" , “Inni Syahid”.(Aku pahlawan, aku pahlawan, aku pahlawan). Ya Martir, Pahlawan, tetapi oh “Syahid Mal’un”, pahlawan terkutuk. "Syahid Mazhlum" (pahlawan yang terzalimi).
Komentar-komentar
Bulan telah bertengger di tengah langit biru yang bening. Taufiq berdiri dan membiarkan air sungai Nil mengalir datar, tenang dan menangkap cahaya rembulan yang bersinang cemerlang. Ia telah mengkhayal begitu jauh, berimajinasi tentang ses
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+