13 Jun 2019 · 3.466 dibaca · Kolom
LADUNI.ID - Ini bermula dari cuitan seorang pendukung HTI yang mengkritik sistem sekuler berdasarkan HAM (hak asasi manusia) yang membuka lebar pintu kemaksiatan. Dicontohkan soal LGBT.
Saya merasa ini double standard. Kalau ada sisi negatif dari sistem lainnya (demokrasi, sekuler, dan lainnya), maka pendukung HTI langsung menyalahkan sistemnya. Tapi kalau ada sisi negatif dari sistem Khilafah, yang disalahkan orangnya. Ini gak fair. Kalau mau disalahkan ya salahkan semua sistemnya, atau salahkan semua pelakunya. Jangan tebang pilih.
Dalam konteks itulah saya sodorkan data bahwa di jaman khilafah dulu juga ada beberapa Khalifah yang gay. Maka hebohlah dunia medsos
Saya menyodorkan data itu bukan untuk melegitimasi LGBT. Tidak ada kata-kata itu dari cuitan saya. Saya hanya mengajak mereka berpikir bahwa jangan semua hal negatif disematkan pada sistem demokrasi, lantas Khilafah digambarkan baik-baik saja semuanya. Kita fair saja lah.
Mengenai referensi. Sebenarnya ini sudah saya bahas di buku saya Islam Yes, Khilafah No (dua jilid).
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+