14 Jun 2019 · 2.046 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Teheran - Insiden serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman atatu persisnya di dekat wilayah Iran telah memicu terjadinya lonjakan harga minyak sebesar 2,2 persen pada perdagangan Kamis (14/6) waktu setempat. Akibat dari serangan tersebut, muncul kekhawatiran terhadap berkurangnya aliran perdagangan minyak mentah melalui salah satu rute pengiriman utama dunia tersebut yang berimbas pada lonjakan harga minyak.
Untuk harga minyak mentah berjangka Brent sendiri ditutup naik US$1,34 atau 2,23 persen menjadi US$61,31 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS Werst Texas Intermediate naik US$1,14 atau 2,23 persen menjadi US$52,28 per barel.
Serangan di dekat Iran dan Selat Hormuz menyalakan kembali kekhawatiran tentang dampak terganggunya pengiriman minyak jika perusahaan asuransi mulai mengurangi cakupan untuk perjalanan pengiriman minyak.
seperti dikutip dari Reuters, pada Jumat (14/6)."Gangguan seperti itu dapat semakin memperburuk masalah pasokan," tegas Andy Lipow yang merupakan seorang ana
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+