15 Jun 2019 · 2.117 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Washington, D.C - Setelah mengakhiri misi eksplorasi menggunakan robot ruang angkasa Cassini oleh NASA terhadap cincin milik saturnus pada 2017 silam, maka ditemukanlah baru-baru ini hasil penelitian bahwa cincin milik saturnus memiliki material yang kompleks seperti diukir oleh massa yang tertanam di dalam cincin.
Kemudian berdasarkan data yang dikumpulkan, dapat diketahui bahwa tekstur dan pola cincin menggumpal layaknya sebuah sedotan serta terungkapnya warna kimia cincin dan perubahan suhu. Hal ini dilaporkan berdasarkan pengamatan dari empat instrumen Cassini yang mengambil pengamatan terdekat ke cincin utama.
NASA juga mengumumkan bahwa bulan-bulan kecil yang tertanam di cincin Saturnus berinteraksi dengan partikel-partikel lain di sekitarnya. Sehingga, Hasil penelitian ini membantu memberikan bukti lebih lanjut bahwa cincin merupakan pintu gerbang ke dalam proses cakram astrofisika yang membentuk tata surya.
Para peneliti juga menyebutkan bahwa di tepi luar cincin utama Saturnus, terdapat serangkaia
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+