19 Jun 2019 Β· 3.582 dibaca · Islam Nusantara
Oleh NADIRSYAH HOSEN *
LADUNI.ID, Jakarta - Menurut KH Sa'id Aqil Siraj, Ketum PBNU, dalam ceramah di Pondok Pesantren Dar al-Tauhid, Arjawinangun, Cirebon, 28-09-13, seperti dikutip oleh KH Husein Muhammad: "Ulama NU dalam pertemuan di Banjarmasin, 1936, menginginkan: "Negara Darus salam (Negara Damai), bukan Darul Islam (Negara Islam)."
Saya pernah memberi komentar kepada Pak Kiai Husein sebagai berikut:
"Maafkan kelancangan saya. Saya kira kita harus bersama-sama melihat ulang dokumentasi muktamar Banjarmasin tersebut agar tidak terjadi distorsi informasi. Sependek bacaan saya, muktamar Banjarmasin justru menyebutkan kalau Indonesia ini adalah Darul Islam. Konteks pertanyaan saat itu adalah apa nama negara kita secara syara' dan muktamar menjawab bahwa secara syara' negara kita ini adalah Darul Islam yang karenanya wajib dipertahankan karena dulu sudah ada kerajaan Islam di nusantara ini, meskipun kemudian penjajah kafir datang, tapi kita tetap menamai wilayah ini sebagai Darul Isl
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+