22 Jun 2019 Β· 2.822 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM-Istilah halalbihalal berasal dari bahasa Arab. Akan tetapi, sebenarnya dalam bahasa Arab istilah tersebut tidak digunakan. Halalbihalal tidak bisa diartikan secara harfiah, misalnya (1) halal, (2) bi yang artinya 'dengan', dan (3) halal sehingga dimaknai 'halal dengan halal' atau ‘boleh dengan boleh'.
Dengan demikian karena ketiga unsur tersebut dianggap sebagai satu kepaduan, penulisan unsur-unsurnya harus dirangkai atau digabung. Jadi, penulisan yang benar adalah halalbihalal, bukan halal bihalal atau halal bilhalal
Sementara itu halalbihalal jika dilihat makna kata halal, bisa ditelusuri keterkaitannya dengan kata tersebut.
Kata halal berasal dari kata halla yang dalam bahasa Arab memiliki tiga makna, yakni (1) halla al-habl yang artinya 'benang kusut terurai kembali', (2) halla al-maa' yang artinya 'air keruh diendapkan', dan (3) halla as-syai yang artinya 'halal sesuatu'.
Dengan memperhatikan ketiga makna tersebut, dapat ditarik pengertian atau benang merah
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+