24 Jun 2019 Β· 5.985 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Kemuliaan seorang hamba hanya ketika bersandar diri kepada Tuhannya. Sebaliknya, hina/jatuhnya seorang hamba bila ia telah melihat dan berbangga dengan dirinya sendiri.
Sedang manusia ketika berbuat taat, merasa dirinya sudah baik lalu bangga dengan amal perbuatannya sendiri, sombong dan merendahkan orang lain. Padahal amal perbuatannya jika dikoreksi keikhlasannya tidaklah mungkin akan diterima, bahkan amal itu semua hanyalah amal yang palsu dan tidak ada harganya di sisi Ψ§ΩΩΩ.
Ψ§ΩΩΩ telah menurunkan wahyu kepada seorang Nabi-Nya:
Beritahukan kepada hamba-hamba-Ku yang shiddiqin (sungguh-sungguh dalam beribadah kepada-Ku), janganlah kamu tertipu oleh kesombongan dengan amal perbuatanmu itu, karena apabila Aku menegakkan benar-benar keadilan-Ku pasti Aku akan menyiksa mereka mereka dan bukan suatu kedholiman terhadap mereka. Dan katakan kepada hamba-hamba-Ku yang telah berbuat dosa: Jangan kamu berputus asa dari rahmat-Ku, sebab tidak ada suatu dosa yang tidak dapat Aku ampunkan.
Syeikh Abu-Yazid al-Busthomy berk
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+