27 Jun 2019 · 1.516 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Amerika Serikat - Baru-baru ini, diketahui terdapat belasan perusahaan telekomunikasi global yang dibobol oleh para Peretas. Mereka mengincar sejumlah data dari internal. Hal ini sebagaimana dikutip dari Reuters.
Para peretas ini telah mengincar lebih dari 30 negara sebagai target penyeranganna. Mereka mencuri informasi tentang individu-individu di pemerintahan, penegakan hukum dan politik. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Penyelidik perusahaan cyber AS-Israel Cybereason, pada Selasa, (25/6).
Seperti dilansir Reuters, Kepala Eksekutif Cybereason Lior Div, mengatakan "Untuk tingkat kecanggihan ini, ini bukan kelompok kriminal. Ini adalah pemerintah yang memiliki kemampuan yang dapat melakukan serangan semacam ini."
Meskipun Cybereason tidak mau mengatakan nama perusahaan yang terpengaruh atau negara tempat mereka beroperasi, Namun, orang yang akrab dengan operasi peretasan China mengatakan Beijing semakin menargetkan perusahaan telekomunikasi di Eropa Barat.
Sementara itu, China menyatakan bahwa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+