27 Jun 2019 Β· 1.614 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Kuala Lumpur - Baru-baru ini, pemerintah Malaysia mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya berencana menjual maskapai nasionalnya yaitu Malaysia Airlines (MAS). Namun demikian, pemerintah Malaysia menetapkan syarat agar nama maskapainya tidak diganti walaupun telah berpindah kepemilikan. Hal ini diungkapkan oleh Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad, di sela-sela mengikuti acara KTT Asia Pasifik ke-33.
"Kami ingin menjual MAS tapi kami ingin agar identitas maskapai itu dipertahankan sebagai Malaysian Airlines," terangnya.
Lebih lanjut, Mahathir menambahkan bahwa pemerintah Malaysia telah berupaya maksimal dalam " membangkitkan kembali" Malaysia Airlines, namun belum membuahkan hasil. Kali ini, pihaknya akan melakukan langkah sangat hati-hati terhadap Maskapai tersebut.
"Kami telah melakukan sejumlah perubahan pada MAS, dan setiap kali kami membuat perubahan, selalu saja gagal, jadi kali ini kami harus sedikit lebih berhati-hati dalam mengambil langkah guna membangkitkan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+