02 Jul 2019 · 1.705 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Selasa (2/7), rudal itu jatuh di wilayah Vouno, sekitar 20 kilometer dari Ibu Kota Nicosia yang dikuasai pemerintah Siprus Yunani. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena misil itu jatuh di lahan kosong perbukitan dan menyebabkan tumbuhan di sekitar lokasi kejadian terbakar.
Rudal buatan Rusia jatuh dan meledak di wilayah Siprus yang dikuasai Turki. Diduga misil itu adalah imbas dari pertikaian antara Israel dan Suriah yang terlibat saling serang pada Minggu (30/6) pekan lalu.
"Menurut hasil tinjauan itu adalah rudal buatan Rusia, yang merupakan bagian dari sistem pertahanan udara yang digunakan untuk menghadapi serangan terhadap Suriah, tetapi tidak mengenai sasaran dan jatuh di wilayah kami setelah menempuh jarak maksimal," demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Siprus Turki, Kudret Ozersay, melalui akun Facebook.
Menurut Ozersay, para tentara yang memeriksa tidak menemukan kawah yang biasanya terbentuk akibat tumbukan rudal. Dia menduga rudal itu terlebih dulu meledak di udara kemudian serpihannya jatu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+