Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Ekonomi

Ekonomi Berbasis Masjid, Cara BI Kembangkan Ekonomi Keuangan Syariah

03 Jul 2019 · 2.153 dibaca · Ekonomi

LADUNI.ID, ACEH - Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Z. Arifin Lubis mengatakan bahwa masjid merupakan pusat kegiatan umat, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah namun juga sebagai tempat pemberdayaan dan penyusunan strategi umat. Bank Indonesia melihat Aceh memiliki potensi masjid dan dayah yang sangat besar.

“Berdasarkan data yang kami miliki dari berbagai sumber, menyebutkan bahwa Aceh memiliki 4.065 masjid, 6.855 mushala, 335 Madrasah Aliyah, 408 Madrasah Tsanawiyah, 594 Madrasah Ibtidaiyah, dan sekitar 1.573 dayah (yang tercatat) dengan 247.563 santri. Belum lagi adanya 4.049 balai pengajian yang tersebar di berbagai kota/kabupaten,” ungkap Zainal, Selasa (2/7/2019).

Itu sebabnya,Bank Indonesia melihat suatu peluang peningkatan pemberdayaan ekonomi syariah melalui pendekatan yang bersifat bottom up, yang diawali melalui pemberdayaan ekonomi syariah berbasis masjid dan pesantren.

“Pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren telah dilakukan sejak tahun 2017 dengan pemberia

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →