04 Jul 2019 · 2.684 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Penelitian siswa madrasah, sebanyak 54 proposal dinyatakan lolos tahap awal Madrasah Young Researcher Camp tahun 2019 (MYRES 2019). Tahap selanjutnya, mereka harus mengikuti pendampingan penelitian dan penulisan karya ilmiah.
Kegiatan proses pendampingan ini berlangsung selama tiga hari, 3-5 Juli 2019 di Serpong, Tangerang.
A. Umar, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kemenag menuturkan, MYRES bertujuan menumbuhkembangkan iklim dan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah, khususnya dalam rangka menyambut revolusi industri 4.0.
"Saya berharap, ajang ini menjadi sarana pembelajaran bagi siswa siswi dalam menuangkan ide-ide dan gagasan yang kreatif dan inovatif," jelas Umar saat membuka pendampingan MYRES, Rabu (03/07).
Kegiatan ini diharapkan Umar juga dapat mendorong pencapaian hasil penelitian yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif. "Kegiatan ini juga bertujuan mencari peneliti muslim yang unggul," kata Umar.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+