Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Merealisasikan Dayah Berinovasi di Era Industri 4.0

06 Jul 2019 · 1.719 dibaca · Kolom

LADUNI. ID, KOLOM -Dalam sejarah bangsa ini, keberadaan Dayah (Pesantren) dan hubungannya dengan penyebaran Islam di nusantara tidak lepas dari peran dayah. Menelesuri dalam persepektif historisnya Dayah itu sendiri berasal dari kata zawiyah yang bermakna ‘sudut atau pojok masjid.’

 Kata zawiyah itu pada mulanya dikenal di Afrika Utara pada awal perkembangan Islam. Zawiyah dimaksudkan kala itu adalah ‘pojok mesjid yang menjadi halaqah para sufi, mereka biasanya berkumpul, bertukar pikiran dan pengalaman, berzikir, dan berdiskusi.
 
 Di Aceh khususnya dalam khazanah pendidikannya, istilah zawiyah itu berubah menjadi dayah. Dayah menjadi benteng terakhir untuk memfilter generasi dari berbagai pengaruh luar dan sejak awal mulanya menjadi tempat menerpa generasi penerus dalam membekali para santrinya dengan berbagai macam disiplin ilmu agama, mendidik akhlak dan budi pekerti.
 
 Dayah dewasa ini lahir dengan inovasi baru di zaman semakin canggih informasi dan teknologinya, diharapkan mampu untuk menjawab

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →