16 Jul 2019 Β· 10.123 dibaca · Dalil Qurban
Laduni.ID, Jakarta - Kadang hidup menghadapkan seseorang pada pilihan yang tidak mudah. Ketika rezeki belum begitu lapang, sementara dua ibadah sunnah hadir dalam waktu yang berdekatan, banyak orang tua mulai bertanya dalam hati: “Harus mendahulukan qurban atau aqiqah dulu?”
Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi sebagian keluarga muslim, ia menyimpan kegelisahan yang cukup dalam. Ada orang tua yang baru saja dikaruniai anak, namun di saat yang sama bulan Dzulhijjah juga datang mengetuk pintu. Hati ingin melaksanakan aqiqah sebagai bentuk syukur atas kelahiran buah hati, tetapi jiwa juga rindu menunaikan qurban sebagai syiar agung Nabi Ibrahim AS.
Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, pilihan itu terkadang membuat seseorang merasa serba salah. Takut salah mendahulukan, takut kehilangan keutamaan, bahkan takut dianggap kurang sempurna dalam menjalankan syariat.
Padahal Islam adalah agama yang penuh rahmat. Syariat tidak hadir untuk membebani, melainkan menuntun manusia agar beribadah dengan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+