Qurban atau Aqiqah Dulu? Memahami Prioritas Ibadah dengan Hati yang Tenang

 
Qurban atau Aqiqah Dulu? Memahami Prioritas Ibadah dengan Hati yang Tenang
Sumber Gambar: pinterest

Laduni.ID, JakartaKadang hidup menghadapkan seseorang pada pilihan yang tidak mudah. Ketika rezeki belum begitu lapang, sementara dua ibadah sunnah hadir dalam waktu yang berdekatan, banyak orang tua mulai bertanya dalam hati: “Harus mendahulukan qurban atau aqiqah dulu?”

Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi sebagian keluarga muslim, ia menyimpan kegelisahan yang cukup dalam. Ada orang tua yang baru saja dikaruniai anak, namun di saat yang sama bulan Dzulhijjah juga datang mengetuk pintu. Hati ingin melaksanakan aqiqah sebagai bentuk syukur atas kelahiran buah hati, tetapi jiwa juga rindu menunaikan qurban sebagai syiar agung Nabi Ibrahim AS.

Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, pilihan itu terkadang membuat seseorang merasa serba salah. Takut salah mendahulukan, takut kehilangan keutamaan, bahkan takut dianggap kurang sempurna dalam menjalankan syariat.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN