16 Jul 2019 · 2.245 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Jakarta - Saat ini, gempa telah sering terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini membuat para anak bangsa melakukan inovasi terkait fenoma tersebut. Seperti dikatahui baru- baru ini, mahasiswa Teknik Mesik Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya berhasil mengembangkan robot pendeteksi gempa senilai Rp15 juta. Robot ini dikatakan memiliki teknologi hybrid.
Inovasi ini dikembangkan oleh Yosua Kurniawan, Ferdinand Edlim, dan Febrian Andika yang kuliah di Program Studi Teknik Mesin, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Robot ini sendiri memiliki 4 kaki dan mampu bergerak dengan roda dan berjalan seperti kaki. Robot hybrid ini diklaim mampu beroperasi dalam lingkungan industri maupun lingkungan alam seperti goa, tanah, dan jalan berbatu.
Pembimbing dari Prodi Teknik Mesin Unika Atma JayaChristiand, S.T., M. Eng., menjelaskan bahwa "Produk ini merupakan prototype yang masih akan kami kembangkan. Masih banyak hal yang harus dicoba seperti aplikasi feedback control, image recognition, GPS, serta proses pembuat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+