17 Jul 2019 · 2.385 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Samaa, Sebuah stasiun radio di Afghanistan, terpaksa ditutup. Menurut sang direktur, Ramez Azimi, dia memutuskan menutup stasiun radio itu karena diancam oleh kelompok Taliban.
Selasa (16/7), Azimi menyatakan ancaman serangan itu disampaikan secara tertulis dan melalui telepon ke kantornya di Provinsi Ghazni. Keduanya disebut disampaikan oleh komandan Taliban setempat.
Menurut Azimi, Taliban mengancam akan menyerang mereka jika tidak menutup stasiun radio itu dengan alasan 16 pegawainya merupakan perempuan. Taliban dikenal melarang perempuan bekerja dan menempuh pendidikan.
Azimi menyatakan stasiun radio itu ditutup sejak empat hari lalu. Namun, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, membantah kabar itu.
Taliban serta sejumlah tokoh Afghanistan dan Amerika Serikat pekan lali kembali mengadakan perundingan damai di Qatar. Mereka menyatakan berjanji akan menjamin hak-hak perempuan asal sesuai syariat Islam.
Perundingan damai Taliban dan Amerika Serikat pun kembali dilanjutkan. Mereka bakal bernegosiasi t
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+