17 Jul 2019 · 6.128 dibaca · Tekno & Disruption
LADUNI.ID, Bandung - Blangkon kita kenal sebagai penutup kepala khas beberapa etnis yang mendiami pulau Jawa. Selain berfungsi sebagai penutup kepala dan estetika, blangkon juga didudukkan sebagai sebuah simbol yang sarat nilai, mulai nilai spiritual, tuntunan bertingkah laku dan seterusnya. Khas budaya yang penuh dengan simbolisme, nyaris semua benda-benda mati "berbicara" kepada kita sebagai penggunannya. Tak hanya blangkon, pacul dan bajak atau benda lain pun demikian. Sarat nilai-nilai luhur.
Rubrik atau taggar Linux Story kali ini tidak membahas blankon yang penutup kepala, namun akan berbagi catatan tentang BlankOn Linux. Sebuah operating system Linux kelas distribusi / distro (bukan remaster) karya anak bangsa berbasis Debian yang dikembangkan oleh tim pengembang BlankOn Indonesia dengan dukungan dari Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) sejak 2004 la
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+