19 Jul 2019 · 1.818 dibaca · Kolom
Kenduri Jamaah Haji, Bid'ahkah?
LADUNI. ID, KOLOM-Islam sebagai syariat yang universal mengatur pelaksanaan ibadah hingga hal yang kecil termasuk berkaitan dengan kenduri badah dan dianjurkan untuk mengerjakannya.
Salah satu di antaranya seperti acara menyambut jamaah haji. Meyambut seseorang yang telah menampuh musafir dalam durasi yang jauh itu dalam istilah fiqh dikenal dengan Naqi’ah. Penjelasan tersebut diungkapkan dalam kitab Asna Al-Mathalib yang berbunyi:
“Untuk kenduri sambutan (kedatangan) dari perjalanan (disebut naqi‘ah) berasal dari naqa’ yang artinya debu, penyembelihan, atau pemotongan. (Naqi‘ah itu suatu) makanan (yang dihidangkan dalam jamuan upacara penyambutan) terlepas dari jamuan itu disediakan oleh pihak yang datang atau orang lain. (Syekh Abu Zakariya Al-Anshari, Asna al-Mathalib, h.407).
Tidak semua perjalanan jauh yang dianjurkan untuk di adakansemcam syukuran atas kepulangan mereka,namun ada batas tertentu. Tidak semua musafir yang disunatkan penyambutan. Musafir dengan jarak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+