19 Jul 2019 · 2.516 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM- Beberapa saat yang lalu tepatnya 6 Juli 2019 Kementerian Agama Republik Indonesia melepas para dhuyufurrahman (tamu-tamu Allah swt ) untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah, menyempurnakan rukun Islam.
Ragam haru dan kegembiraan menyelimuti para tamu-tamu Allah Swt tersebut begitu juga dengan keluarga yang ditinggalkan.
Prosesi ibadah haji yang menjadi bagian dari tradisi keagamaan umat Islam tidak dapat dipisahkan dari budaya dan nilai-nilai spritualitas, terutama bagi bangsa Indonesia, sebagai negara dengan jumlah kuota jamaah haji terbanyak setiap tahunnya.
Momen ini tentunya diwarnai ragam niat masing-masing calon jamaah haji. Ada yang sungguh-sungguh namun tak jarang pula, menunaikan ibadah haji dimaknai sebagai peningkatan status sosial kemasyarakatan dengan bertambahnya gelar seseorang dengan sebutan Pak Haji atau Bu Hajjah.
Sesungguhnya Rasulullah telah mengajarkan dan mencontohkan dalam kehidupan, bagaimana seharusnya kita melatih, meng
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+