20 Jul 2019 · 2.454 dibaca · Internasional
LADUNI.ID. INTERNASIOANL-Menanggapi Polemik kapal tanker yang dikabarkan telah disita Garda Revolusi Iran (IRGC) mengaku telah menyita tanker minyak berbendera Inggris di Teluk., Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan berbicara dengan Inggris, Jum’at, (19/7/2019).
Presiden Amerika Serikat itu menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di luar Gedung Putih. IRGC mengatakan otoritas maritim Iran meminta penyitaan tanker tersebut karena "tidak mengikuti regulasi maritim internasional."
Insiden itu berisiko memanaskan ketegangan antara Teheran dan negara Barat, yang semakin bergejolak sejak Amerika Serikat mundur dari kesepakatan nuklir Iran dan memberlakukan sanksi. Trump mengatakan telah berbicara kepada Senator Republik Rand Paul agar dapat terlibat dalam pembicaraan dengan Iran.
Rand Paul mengajukan usul untuk berbicara kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, namun Trump pada Kamis mengatakan ia belum menunjuknya untuk posisi tersebut.
Sementara itu, Inggris mengatakan penyitaan tanker yang
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+