21 Jul 2019 Β· 1.487 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Penahanan kapal tanker itu membuat Inggris mengecam langkah tersebut dan memanggil seorang diplomat senior dari republik Islam itu. Namun Iran mengabaikan seruan sejumlah negara Eropa untuk membebaskan kapal tanker Stena Impero berbendera Inggris.
Korps Pengawal Revolusi Islam mengatakan mereka merebut Stena Impero pada Jumat (19/7) karena melanggar aturan maritim internasional di Selat Hormuz.
Kapal tanker itu ditahan di pelabuhan Bandar Abbas karena diduga gagal menanggapi panggilan darurat dan mematikan transponder setelah bertabrakan dengan kapal penangkap ikan, Sabtu (20/7). Penyelidikan atas insiden telah dilakukan pihak berwenang Iran.
Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran, mengatakan tindakan negaranya di Teluk Persia untuk menegakkan aturan maritim internasional.
"Adalah Iran yang menjamin keamanan Teluk Persia & Selat Hormuz. Inggris harus berhenti menjadi aksesori bagi #EconomicTerrorism of AS," tulisnya di twitter.
Penahanan kapal tangker Inggris ini terjadi beber
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+