21 Jul 2019 · 1.798 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Kemelut antara Washington dan Teheran telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, sejak Iran menarik diri dari kewajiban sukarela di bawah 2015 Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dan AS membangun kehadiran militernya di Timur Tengah dengan dalih “ancaman Iran.”
Dalam sebuah laporan AS siap mengirim personel militernya ke Arab Saudi. Menurut laporan itu, 500 prajurit dijadwalkan akan dikerahkan ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan yang terletak di sebelah timur ibukota negara itu, Riyadh.
Tentara AS dilaporkan akan menjadi bala bantuan bagi militer AS dan personel pendukung yang sudah berada di lokasi, dengan persiapan awal untuk sistem rudal darat ke udara Patriot, landasan pacu dan peningkatan lapangan terbang lainnya.
Daerah itu dipilih karena terletak di daerah terpencil dan akan membutuhkan waktu bagi rudal Iran untuk mencapainya.
Sejauh ini tidak ada pengumuman resmi mengenai pengiriman pasukan baru.
Pangkalan ini dilaporkan diharapkan dapat melayani pesawa tempur F-22 Raptor da
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+