22 Jul 2019 · 1.480 dibaca · Serial Edukasi
LADUNI.ID, EDUKASI-Di era digital sekarang, membangun literasi punya tantangan tersendiri. Internet membuat segala informasi mudah didapat. Pengetahuan apa saja bisa diakses dengan cepat lewat mesin pencari.
Kemudahan ini justru membuat sebagian orang malas melakukan proses penelaahan saat membaca. Dulu, ketika ingin menulis atau meneliti, orang mesti berjibaku di perpustakaan menelaah berbagai buku.
Kini, hanya dengan beberapa sentuhan di gawai masing-masing, informasi apa saja bisa didapatkan, bahkan disebarkan secara luas di media sosial.
Hal tersebut kemudian memunculkan mentalitas instan. Banyak kalangan, dari pelajar, guru, akademisi, birokrat, hingga masyarakat umum kecanduan copy paste.
Orang senang mencomot dan gampang menyebarkan informasi apa pun, termasuk hoaks, di media sosial tanpa benar-benar menelaah konten tersebut. Mentalitas instan ini menjadi penghambat sekaligus pertanda kurangnya budaya literasi.
Kemudahan akses dan luasnya informasi tak menjamin orang giat membaca. Tanpa buda
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+