22 Jul 2019 · 52.535 dibaca · Pesantren
Profil
Pondok Pesantren Futuhiyyah didirikan oleh KH. Abdurrahman bin Qasidil Haq pada sekitar tahun 1901 M. Tidak pasti kapan persisnya pondok pesantren ini didirikan, namun menurut cerita orang tua, pondok pesantren ini sudah berdiri ketika terjadi hujan abu akibat letusan Gunung Kelud pada awal abad ke-20. Awalnya, pondok pesantren ini hanya sebuah surau yang digunakan untuk kegiatan keagamaan dan tempat tinggal santri. Di bawah kepemimpinan KH. Abdurrahman, pondok pesantren ini mengajarkan membaca Al-Qur'an, fashalatan, dan kitab-kitab terkait tasawuf.
Setelah wafatnya KH. Abdurrahman pada tahun 1942, kepemimpinan pondok pesantren diserahkan kepada putra sulungnya, KH. Utsman. Bersamaan dengan berdirinya Jami'yyah Nahdlatul Ulama pada tahun 1926, KH. Utsman mendirikan Madrasah Diniyyah Awaliyyah. Pengembangan pondok pesantren ini terus berlanjut di bawah kepemimpinan KH. Utsman, yang kemudian diserahkan kepada adiknya, KH. Muslih, setelah KH. Utsman terlibat dalam aktivitas Nahdlatul Ulama.
KH. Muslih mengelola pondok pesantr
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+