27 Jul 2019 · 2.634 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Akibat situasi politik dan keamanan yang semakin tidak kondusif, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menutup sementara Kedutaan Besar RI Yaman di Sana'a dan menghentikan kegiatan operasionalnya.
Teuku Faizasyah, Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, mengatakan penutupan sementara KBRI Sana'a dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2019 yang diteken Jokowi pada 17 Juli lalu.
Saat jumpa pers rutin di kantornya, Teuku Faizasyah mengatakan "Sebenarnya keputusan menutup sementara KBRI Sana'a sudah sejak 2015 lalu ketika pemerintah melakukan proses evakuasi ribuan WNI dari Yaman, tetapi (keputusan resmi penutupan) baru terlaksana setelah keluarnya Keppres bulan ini," Jumat (26/7).
Teuku mengatakan sejak KBRI Sana'a terkena serangan pada Juni 2015 lalu, pemerintah sudah secara bertahap mengalihkan kegiatan perwakilan ke Muscat, Oman.
Sebagian besar staf KBRI Sana'a, papar Teuku, juga sudah dipindahkan ke Muscat.
"Jadi in
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+