27 Jul 2019 · 2.153 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Beberapa anggota keluarga menuntut pemerintah Australia untuk memulangkan kerabat mereka yang pergi ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS.
Para pengacara keluarga mengatakan akan mengajukan tuntutan mereka secara resmi ke Pengadilan Federal dalam beberapa hari ke depan. Dan menuturkan sedikitnya 30 kerabatnya yang terdiri dari perempuan dan anak-anak masih ditahan di kamp Al-Hawl, Suriah.
Desakan itu muncul di hari yang sama ketika parlemen Australia meloloskan undang-undang yang mencegah warga Australia pejuang ISIS pulang selama dua tahun. Larangan itu berada di bawah skema "perintah pengecualian sementara."
Salah satu pengacara yang mewakili keluarga, Sarah Condon dari firma hukum Stary Norton Halphen, memaparkan pemerintah Australia miliki kewajiban hukum untuk melindungi warga sipil di luar negeri.
Condon juga menyerukan pemerintah segera merencanakan pemulangan para warga Australia tersebut yang saat ini hidup di tengah situasi kondisi "yang semakin tidak stabil
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+