29 Jul 2019 Β· 2.019 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Taliban menolak ajakan pemerintah Afghanistan untuk melakukan perundingan damai yang ditengahi Jerman. Kelompok Taliban menyatakan mereka baru mau melakukan hal itu setelah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) benar-benar menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan.
Menteri Urusan Perdamaian Afghanistan, Abdul Salam Rahimi, pada Minggu (28/7) mengatakan bahwa "Kami sedang mempersiapkan perundingan langsung. Kami bekerja sama dengan semua pihak dan berharap hal ini bisa terlaksana dalam dua pekan lagi, yang akan dilaksanakan di Eropa,".
Abdul Salam Rahimi menyatakan mempersiapkan rombongan juru runding sebanyak 15 orang untuk bertemu dengan delegasi Taliban. Menurut informasi yang dihimpun, perundingan ini bakal digelar di Oslo, Norwegia pada 7 Agustus mendatang.
Di sisi lain, Suhail Shaheen, Juru Bicara Biro Politik Taliban di Qatar, membantah mereka bakal segera berunding dengan pemerintah Afghanistan. Mereka menyatakan baru mau bernegosiasi jika seluruh pasukan asing sudah angkat kaki dari Afghanistan.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+