01 Aug 2019 Β· 1.943 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Jakarta - Wacana Menristekdikti M Nasir untuk merekrut rektor asing mendapat tanggapan dari sejumlah pihak. Tanggapan tersebut salah satunya adalah datang dari Rektor IPB University Arif Satria. Menurutnya, rekrutmen rektor asing akan lebih mudah diterapkan untuk perguruan tinggi (kampus) baru atau perguruan tinggi yang sudah matang institusinya.
Hal ini, menurut Arif, terkait dengan ekosistem yang belum ideal, kultur birokrasi kampus, serta kematangan akademik yang belum sempurna seperti Indonesia. Sehingga, lanjutnya, rekrutmen rektor asing tidak mudah dan butuh waktu yang lama.
“Bahkan mungkin butuh waktu lebih lama untuk mempelajari sistem dan beradaptasi… Karena itu, proses rekrutmen rektor asing akan lebih mudah untuk perguruan tinggi baru yang sedang dalam proses membangun sistem. Atau, bisa juga untuk perguruan tinggi yang sudah sangat matang institusinya," terang Arif, Kamis (1/8).
Menristekdikti mewacanakan akan merekrut rektor asing memimpin perguruan tinggi di Indonesia agar bisa menembus peringkat 100 besar du
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+