02 Aug 2019 · 2.820 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Terkadang masih ditanyakan apakah larangan memotong kuku dan rambut adalah bagi orang yang akan berqurban atau hewan yang akan dijadikan qurbannya? Dalam hal ini secara jelas adalah terlarang bagi orang yang berqurban, sebagaimana dijelaskan oleh Imam An-Nawawi. Berikut keterangannya:
ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑُﻨَﺎ ﻭَاﻟْﻤُﺮَاﺩُ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬْﻲِ ﻋَﻦْ ﺃَﺧْﺬِ اﻟﻈُّﻔْﺮِ ﻭَاﻟﺸَّﻌْﺮِ اَﻟﻨَّﻬْﻰُ ﻋَﻦْ ﺇِﺯَاﻟَﺔِ اﻟﻈُّﻔْﺮِ ﺑِﻘَﻠَﻢٍ ﺃَﻭْﻛَﺴْﺮٍ ﺃَﻭْ ﻏَﻴْﺮِﻩِ ﻭَاﻟْﻤَﻨْﻊِ ﻣِﻦْ ﺇِﺯَاﻟَﺔِ اﻟﺸَّﻌْﺮِ ﺑِﺤَﻠْﻖٍ ﺃَﻭْ ﺗَﻘْﺼِﻴْﺮٍ ﺃَﻭْ ﻧَﺘْﻒٍ ﺃَﻭْ ﺇِﺣْﺮَاﻕٍ ﺃَﻭْ ﺃَﺧْﺬِﻩِ ﺑِﻨَﻮْﺭَﺓٍ ﺃَﻭْ ﻏَﻴْﺮِ ﺫَﻟِﻚَ ﻭَﺳَﻮَاءٌ ﺷَﻌْﺮُ الْإِﺑْﻂِ ﻭَاﻟﺸَّﺎﺭِﺏِ ﻭَاﻟْﻌَﺎﻧَﺔِ ﻭَاﻟﺮَّﺃْﺱِ ﻭَﻏَﻴْﺮِ ﺫَﻟِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷُﻌُﻮْﺭِ ﺑَﺪَﻧِﻪِ
"Ulama Syafi'iyah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan larangan memotong kuku dan rambut adalah menghilangkan kuku dengan dipotong atau dipecahkan. Larangan menghilangkan rambut adalah dengan digundul, digunting, dicabut, dibakar atau menggunakan kapur. Baik bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, rambut kepala dan semua rambu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+