Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Pesantren

Pesantren Qomarul Hidayah Kab. Trenggalek

06 Aug 2019 · 15.030 dibaca · Pesantren

Profil

Seiring berakhirnya Perang Diponegoro (1825-1830), para prajurit dan pengikut setia Pangeran Diponegoro tersebar ke berbagai pelosok di Pulau Jawa bahkan sampai ke pulau-pulau lain di nusantara. Prajurit dan pengikut setia tersebut sebagian berasal dari daerah Bagelen (Purworejo, Jawa Tengah).

Diantara para pengikut setia tersebut adalah lima bersaudara Abdul Jari, Nurqoiman, Nuriman, Isma’un dan Ya’qub. Guna menghindari penangkapan dari Belanda, mereka pergi ke arah timur. Mereka mendirikan sebuah masjid di Dolopo, Madiun. Isma’un tetap tinggal di Dolopo untuk merawat masjid yang telah dibangun. Abdul Jari melanjutkan pindah ke arah Timur, tepatnya di Desa Njari, Blitar. Sedangkan Nur Qoiman, Nuriman dan Ya’qub kemudian mendirikan masjid dan menetap di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Dalam perkembangannya, pengelolaan Masjid di Desa Gondang dilanjutkan oleh Kiai Murdiyah (KH Muhammad Asrori) salah satu putra dari Nur Qoiman. Kiai Murdiyah pernah belajar di Pesantren KH Muhammad Kholil, Bangkalan, M

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →