07 Aug 2019 · 1.829 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Nusa Tenggara Barat - Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) Baiq Mulianah, S.Ag, M.Pd.I memiliki pengalaman yang istimewa terkait Almagfurlah Mbah Moen atau KH. Maimoen Zubair.
Ia menceritakan, saat beliau (Mbah Moen) hadir di acara Munas 2017 di Lombok, Mbah Moen berpesan kepada beberapa anggota muslimat NU NTB yang silaturrahim ke hotel tempat beliau menginap. Dikatakannya, Mbah Moen berpesan agar muslimat mendidik anak-anak Indonesia menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan mencintai negerinya.
Tak hanya itu, kiai sepuh itu juga berpesan agar muslimat NU turut aktif menjaga Indonesia agar tidak mengalami nasib seperti Australia yang mendiskriminasi penduduk Asli Asutralia Aborogin.
"Beliau cerita sangat lancar tentang sejarah suku asli Aborigin, mulai dari asal-usulnya hingga bagaimana hak-hak mereka dicederai di negaranya sendiri" Cerita Baiq Mulianah.
Rektor UNU ini mengatakan, inilah kesaksian keistimewaan Mbah Moen yang jarang dimil
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+