07 Aug 2019 Β· 20.125 dibaca · Pesantren
Pondok Pesantren Inayatullah berdiri di tanah wakaf Ibu Martini atas nama kepemilikan tanah Bapak Darno. Pada awalnya, tanah wakaf tersebut dimaksudkan untuk pendirian Masjid An-Namiroh. Akan tetapi, atas prakarsa para pengurus Yayasan Khusnul Khotimah didirikanlah pondok pesantren sebagai upaya memaksimalkan kegiatan dakwah di wilayah Desa Sariharjo dan sekitarnya.
Habib Musyayikh Alwi sebagai penanggung jawab Yayasan Khusnul Khotimah pada waktu itu, bersama pengurus yang lain menunjuk Kyai Muhammad Thoifur sebagai pengasuh sekaligus penanggung jawab Ponpes Inayatullah. Selama perjalanan kepengurusan Yayasan Khusnul Khotimah, terjadi pergantian pengurus yayasan dan perubahan nama yayasan menjadi Yayasan An-Namirah dengan ketua baru yaitu Bapak Dr. Totok Utoro. Beliau menjadi ketua yayasan hingga sekarang.
Dalam perkembangannya, pernah terjadi kekosongan kegiatan di dalam pondok pesantren sebab beberapa hal. Kekosongan aktivitas kegiatan pondok mendorong masyarakat untuk mengangkat seorang pengasuh dari masyarakat setempat,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+