LADUNI.ID - Fir'aun menyembelih dan membantai ribuan bayi tak berdosa, agar apa yang dimimpikan tidak benar-benar wujud nyata, semua penafsir mimpi membisik padanya "Akan ada bayi laki-laki yang suatu saat akan melawan kekuasaannya", dan Istananya akan diporak-porandakan. Namun, Bayi itu pun bertandang ke Istananya, tanpa curiga, Fir'aun tersenyum mesra, Bayi itu pun dianggap bagian dari Istananya.
Musa kecil melewati air, ia mengalir menuju istana, seperti memberi isyarat bahwa suatu saat air itu pula yang akan menelan Raja Sombong yang mengaku Tuhan. Dan benarlah, Fir'aun ditelan air laut beserta ribuan tentaranya, mungkin saja ribuan tentara itu pula yang menyembelih bayi-bayi tak berdosa itu. Air itu mengalir, seperti mengalirnya kehidupan, hanya takdir Allah yang mampu mengantarkannya.
Maka, tiada manusia manapun yang akan mampu mencelakai manusia lainnya, kecuali atas izin Allah. Dalam Istana yang megah, Fir'aun dengan lantangnya berucap "Ana Rabbukum al-'Ala, Saya Tuhanmu yang Maha Tinggi", dari sebelah kamarn
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+