13 Aug 2019 Β· 3.762 dibaca · Ringan Riuh
LADUNI.ID - Bagi penikmat kitab-kitab tafsir atau balaghah, nama az-Zamakhsyari tidaklah asing. Dia adalah ulama tafsir, lughot, dan sastra [adab] yang luar biasa dan bermadzhab Hanafi, tetapi sayang akidahnya Muktazilah. Dia, sebagaimana kaum Muktazilah [Qadariyah], meyakini bahwa perbuatan [ikhtiyari] hamba diciptakan oleh hamba sendiri, bukan Allah. Dan itu menyelisihi akidah Ahlusunnah, dimana perbuatan [ikhtiyari] hamba diciptakan oleh Allah, tetapi ada kasb dari hamba.
Kitab tafsir al-Kasysyaf menjadi bukti kepakaran beliau dan bahkan kerap menjadi rujukan dibidang lughot dan adab [sastra] oleh mufassir-mufassir Ahlussunnah.
Tetapi tahukah anda bahwa beliau sudah rujuk [tarajuk] dan taubat ke Ahlussunnah?
Kisahnya, az-Zamakhsyari yang Muktazilah suatu ketika melamar putri dari seorang kadi Mekkah yang berakidah Ahlussunnah. Mengetahui az-Zamakhsyari bukan Ahlussunnah, ia pun ditolak. Tetapi sang putri yang dilamar justru meminta ayahnya untuk menerima. Singkat cerita, az-Zamkhsyari diterima dan akhirnya menikah dengan putri kadi Mekkah ters
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+