14 Aug 2019 · 2.295 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Pada Minggu (11/8), Kelompok Arab Saudi mengklaim petinggi sekaligus adik dari pemimpin pemberontak Houthi di Yaman tewas dalam pertikaian internal kelompok tersebut.
Koalisi Saudi mengatakan Ibrahim Badreddin al-Houthi tewas terbunuh dalam "operasi internal" Houthi di Ibu Kota Sanaa karena pertikaian antara faksi berbeda.
Pemberontak Ibrahim Badreddin al-Houthi merupakan keluarga dari pemimpin Houthi, Abdel-Malek al-Houthi.
Akan tetapi, Houthi membantah laporan itu dan menyebut Ibrahim tewas oleh "tangan berbahaya yang berafiliasi dengan agresi Amerika Serikat-Israel dan juga alat-alatnya."
Kelompok Houthi telah merebut Ibu Kota Sannaa dari pemerintahan sah Yaman pimpinan Presiden Bad Rabbuh Mansur al-Hadi yang diakui secara internasional pada awal 2015 lalu.
Selain Sannaa, Houthi juga berhasil menguasai sebagian kota-kota besar di Yaman lainnya.
Selain itu, Yaman kembali bergolak sejak 8 Agustus lalu ketika kelompok separatis di Kota Aden berhasil merebut kota pelabuh
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+