16 Aug 2019 · 5.123 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Dalam kehidupan ini kita perlu mewaspadai diri agar tidak terjebak berkawan dengan orang munafik, dan jangan sampai kita menjadi dari bagiannya.
Munafik berasal dari kata نَافَقَ - يُنَافِقُ , artinya secara etimologis adalah:
أَظْهَرَ مَا لَيْسَ فِي الْبَاطِنِ
Menampakkan sesuatu yang berbeda dengan bathinnya.
Misalnya seseorang menampakkan persetujuannya pada sesuatu, tetapi dalam bathinnya ia tidak setuju.
Sedangkan pengertian munafik secara terminologi adalah:
مَنْ أَظْهَرَ إِسْلاَمَهُ وَسَتَرَ كُفْرَهُ فِي قَلْبِهِ
Orang yang menampakkan keislamannya dan menyembunyikan kekafiran di dalam hati.
Al-Qur’an menjelaskan kriteria manusia munafik sebagaimana berikut:
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ
“Dan sebagian dari manusia, ada yang mengakui: ‘Kami beriman kepada Allah dan Hari Ke
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+