26 Aug 2019 · 2.932 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Menyeru pada kebaikan tidak lah hanya bermodal wawasan dan ilmu agama semata yang berguna untuk membatasi gerak kita agar tidak sampai berlebihan dan menerjang aturan syara’ dalam berdakwah, akan tetapi masih membutuhkan taktik dan cara lain yang lebih sistemik sehingga bisa lebih menunjang dan menyukseskan sebuah dakwah, dan yang tak kalah penting adalah akhlak, tanipanya dakwah akan hanya berbuntut pada kekerasan dan bahkan akan kehilangan esensinya.
Sebab, seorang penyeru ketika hanya bermodal ilmu saja tanpa dibekali akhlak, ketika dalam prosesi dakwahnya ada dari wibawa, harta atau kedudukannya yang disinggung, maka bisa jadi spirit awal dari dakwahnya yang bertujuan mencari pahala akan beralih pada pembelaan diri sendiri, ada baiknya kita jadikan teladan kisah-kisah orang mulia terdahulu dalam mengajak pada kebaikan.
***
Suatu saat ada seorang pemuda mendatangi Baginda Nabi SAW. Dan berkata dengan polosnya, “wahai Nabi Allah, apakah engkau mengizinkanku untuk berzina?” Sontak hal ini
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+