31 Aug 2019 · 1.941 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Riyad al-Maliki, Menteri Luar Negeri Palestina berencana mengajukan keluhan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait rencana Honduras membuka kantor diplomatik untuk Israel di Yerusalem.
Lewat sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan Palestina akan mengajukan keluhan resmi langsung kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
"Keputusan (Honduras) itu adalah sebuah agresi langsung terhadap warga Palestina dan jelas-jelas pelanggaran terhadap legitimasi hukum internasional," bunyi pernyataan Kemlu Palestina, Kamis (29/8).
Pernyataan itu diutarakan Palestina menyusul pengumuman Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez pada Selasa pekan ini yang berencana membuka sebuah kantor diplomatik di Yerusalem.
Hernandez memaprkan bahwa Kantor tersebut akan menjadi cabang dari kedutaan besar Honduras untuk Israel di Tel Aviv.
Ia menganggap langkah tersebut menegaskan bahwa Honduras mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hernandez juga diperkirakan akan mengunjungi Israel untuk mere
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+