02 Sep 2019 Β· 1.450 dibaca · Kolom
LADUNI.ID - Ketika khalifah pertama Umayyah, Mu’awiyah, berkuasa, beliau mengangkat pejabat sesiapa yang dikehendakinya, tanpa melalui proses seleksi yang ketat sesuai kapasitas pejabat tersebut. Kitab Tarikh at-Thabari melaporkan ketika Sayyidina Hasan meninggalkan Kufah dan kembali ke Madinah sebagai rakyat biasa, Mu’awiyah mengangkat Abdullah putra Amru bin ‘Ash sebagai Gubernur Kufah.
Al-Mughirah bin Syu’bah datang dan berkata kepada Mu’awiyah: “Anda berada di dua geraham singa yang siap menerkam kekuasaan anda. Abdullah sebagai Gubernur di Kufah, sedangkan sebelumnya Ayahnya, Amru bin ‘Ash sudah menjabat sebagai Gubernur Mesir.”
Mu’awiyah terpengaruh ucapan al-Mughirah. Maka Abdullah langsung dicopot dari Gubernur Damaskus, dan digantikan oleh al-Mughirah. Ketika Amru bin ‘Ash mengetahui anaknya telah dicopot, maka dia mendatangi Mu’awiyah dan berkata: “Anda berikan kekuasaan kepada al-Mughirah? Maka dia akan mengeruk harta kekayaan Kufah dan lantas menghilang. Taruh orang lain ya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+